Sabtu, 21 Oktober 2017

world-economy  World Economy

ICP November 2014 Turun US$8,33 per Barel

Rabu, 3 Desember 2014 10:45 WIB
Dibaca 444

Monexnews - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia berdasarkan perhitungan Formula ICP pada bulan November 2014, mencapai US$ 75,39 per barel atau turun US$ 8,33 per barel dari US$ 83,72 per barel pada bulan sebelumnya.

Sedangkan harga Minas/SLC mencapai US$ 76,33 per barel, turun sebesar US$ 8,13 per barel dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 76,33 per barel.

Penurunan harga minyak mentah Indonesia tersebut, sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional yang diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Negara-negara OPEC sepakat untuk tidak memotong produksi dan mempertahankan kuota produksi sebesar 30 juta barel per hari.

2. Pertemuan antara Arab Saudi, Venezuela, meksiko dan Rusia sebelum pertemuan OPEC juga gagal menghasilkan kesepakatan untuk melakukan pemotongan produksi.

3. Berdasarkan laporan International Energy Agency (IEA) bulan November 2014, pasokan minyak mentah negara-negara Non OPEC di bulan Oktober meningkat sebesar 165.000 barel per hari yang disebabkan oleh peningkatan pasokan dari AS, Kanada dan UK.

4. Berdasarkan laporan Energy Information Administration (EIA)-USA, tingkat stok mingguan minyak mentah komersial Amerika Serikat dan gasoline selama bulan November 2014 mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan Oktober 2014:

a. Stok minyak mentah AS di bulan November 2014 naik 2,8 juta barel dibandingkan dengan stok bulan Oktober 2014.

b. Stok gasoline di bulan November 2014 naik 4,6 juta barel dibandingkan dengan stok bulan Oktober 2014.

5. Nilai tukar Dolar AS masih menguat dibandingkan mata uang dunia lainnya.

6. Arab Saudi menurunkan harga jual (official selling price) minyak mentah tujuan AS negara tersebut.

Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh penurunan minyak mentah oleh Jepang akibat adanya maintenance kilang dan berkurangnya penggunaan minyak mentah mentah direct burning sebagai pembangkit listrik serta melemahnya perekonomian Cina.

Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan November 2014, sebagai berikut:

- WTI (Nymex) turun sebesar US$ 8,53 per barel dari US$ 84,34 per barel menjadi US$ 75,81 per barel.

- Brent (ICE) turun sebesar US$ 8,42 per barel dari US$ 88,05 per barel menjadi US$ 79,63 per barel.

- Basket OPEC turun sebesar US$ 9,14 per barel dari US$ 85,06 per barel menjadi US$ 75,92 per barel. (TW)


Sumber: Direktorat Jenderal Minyak dan Gas

Kementerian energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

http://www.migas.esdm.go.id/

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar