Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Imbangi Efek MERS, Pemerintah Korsel Tambah Modal Belanja

Kamis, 25 Juni 2015 11:48 WIB
Dibaca 2316

Monexnews - Kementerian Keuangan Korea Selatan hari ini mengumumkan peluncuran stimulus fiskal senilai $14 miliar, termasuk suntikan dana ekstra ke pos anggarannya. Di saat yang sama otoritas juga menurunkan target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2015.

Stimulus fiskal terbaru merupakan paket pelonggaran moneter susulan setelah Bank Sentral Korea Selatan (BOK) menurunkan bunga ke rekor rendah 1,5% dua pekan lalu. Pelonggaran moneter dianggap perlu untuk mengimbangi efek buruk virus MERS terhadap perekonomian Korea. Stimulus baru diharapkan mampu menaikkan belanja konsumen dan mengerek kinerja ekspor.

Di dalam stimulus 15 triliun Won ($13.5 miliar) tersebut terdapat dana anggaran tambahan yang jumlahnya belum ditentukan. Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu sudah menegaskan kalau belanja modal harus fokus untuk membangun sektor bisnis yang terkena imbas negatif wabah MERS dan membuka lapangan kerja baru. Negara ini terakhir kali menambah dana anggaran pada tahun 2013 lalu, dengan total budget eksta 17 triliun Won.

Dalam buku laporan ekonomi tahunannya, pemerintah juga menurunkan target pertumbuhan ekonomi 2015 dari 3,8% menjadi hanya 3,1% dan 3,5% untuk 2016. Sebagai informasi pada tahun lalu, perekonomian Korea tumbuh 3,3% dan diyakini tidak akan mencapai level 3% tahun ini jika tidak dibarengi dengan dana belanja modal tambahan.

Laju inflasi diprediksi berada pada level rata-rata 0,7% di 2015, atau jauh di bawah target 2% versi pemerintah dan torehan tahun lalu yang sebesar 1,3%. Kendala terbesar yang dihadapi oleh pemerintah sekarang adalah efek penyebaran virus MERS, yang sudah memakan 29 korban jiwa dan menjangkiti lebih dari 180 orang. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar