Kamis, 25 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

world-economy  World Economy

IMF: Kenaikan Suku Bunga AS akan Mengganggu Stabilitas Pasar Keuangan

Senin, 8 Juni 2015 15:21 WIB
Dibaca 4610

Monexnews - Wacana kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) ditanggapi beragam oleh banyak pihak. Salah satu lembaga yang paling kritis menyikapi isu ini adalah Dana Moneter Internasional (IMF).

Setelah berulangkali menyarankan Federal Reserve Bank untuk tidak menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, pejabat IMF kembali mengutarakan komentar susulan. Wakil Managing Director IMF, Mitsuhiro Furusawa menilai kenaikan bunga hanya akan membuat pasar keuangan menjadi berantakan.

"Konsekuensi utama tentunya adalah peralihan sentimen pasar akibat normalisasi suku bunga AS. Yield bisa naik tajam dan arus modal bisa berbalik," katanya dalam sebuah konferensi di Seoul, Korea Selatan. Furusawa menambahkan bahwa jumlah likuiditas di berbagai pasar aset rentan menjadi tak seimbang sehingga menimbulkan kesemrawutan.

Seorang pejabat tinggi the Fed pada hari Jumat lalu menyatakan kenaikan suku bunga kemungkinan terwujud tahun ini, walaupun timing-nya belum jelas. IMF melihat hal itu sebagai sumber ketidakpastian bagi pelaku bisnis dan keuangan. Supaya investor tidak kaget saat kenaikan bunga terjadi, Furusawa meminta the Fed untuk terus mengkomunikasikan tujuan kebijakannya. Selama masa komunikasi itu, negara-negara berkembang bisa memperkuat fundamental domestiknya masing-masing untuk merespon efek dinamika moneter di AS.

Pria asal Jepang ini optimis kalau negara-negara emerging dapat beradaptasi dengan perubahan kebijakan di Washington. "Kami melihat tanda-tanda perbaikan ekonomi di negara berkembang tahun depan," tutupnya. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar