Sabtu, 23 September 2017

world-economy  World Economy

IMF Lipton: China Harus Mencari Stimulus ‘Alternatif’

Kamis, 5 Juni 2014 17:56 WIB
Dibaca 560

Monexnews - Kecemasan mengenai perlambatan di China mungkin terlalu berlebihan, namun pemerintah harus mencari cara baru untuk menopang perekonomian, ucap David Lipton, wakil direktur manajer pada IMF. "Mereka harus waspada adanya kelemahan," ucapnya, seiring IMF kembali menegaskan target pertumbuhan sekitar 7.5% untuk gross domestic product (GDP) China tahun ini. "Tidak ada angka ajaib dan mereka tidak seharusnya mendesak untuk lajut pertumbuhan yang secepat mungkin, namun laju pertumbuhan paling cepat yang dapat dipertahankan."

Tingkat pertumbuhan di China, yang mungkin akan mengalahkan AS sebagai negara perekonomian terbesar di dunia, melambat menjadi kurang dari 6% pada kuartal pertama seiring tingkat permintaan sektor ekspor melambat, berada di bawah target IMF dan jauh di bawah pertumbuhan sebesar 10.4% yang dicapai tahun 2010 lalu. "Perekonomian global akan mendongkrak GDP China di semester kedua tahun ini,” ucap Lipton.

Ada juga kecemasan mengenai perlambatan pada pasar properti, dan ancaman kredit macet yang menyerang sektor perbankan bayangan di China. "Resiko penurunan terbesar terhadap pada melambatnya tingkat pertumbuhan kredit dan penggunaan kapasitas luang pada sejumlah industri, termasuk namun tidak terbatas pada sektor konstruksi," menurut analis pada Goldman Sachs. "Tingkat kredit macet sangat tinggi namun pemerintah masih memiliki banyak alat kebijakan untuk menyesuaikan hal tersebut dari waktu ke waktu."

Permrintah China sejauh ini telah melakukan pendekatan “stimulus mini” dengan memajukan proyek infrastruktur dan menerbitkan obligasi baru. "Jika mereka bebalik pada tingkat suku bunga rendah mereka mungkin akan menggelembungkan aset tersebut," ucap Lipton. "Menurut kami mereka harus mencari cara alternatif untuk menopang perekonomian."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar