Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

IMF Mendesak Sebagian Eropa Untuk Menekan Tingkat Hutang

Selasa, 12 Mei 2015 17:17 WIB
Dibaca 4700

Monexnews - International Monetary Fund telah mendesak sejumlah negara Eropa tengah, timur dan tenggara untuk mengadopsi kebijakan yang mendorong permintaan domestik dan mengurangi hutang sektor swasta yang berlebihan. Yang diharapkan akan dapat membantu mereka pulih dari dampak krisis keuangan tahun 2008.

"Itu akan membuka pintu ke tingkat investasi yang lebih baik dan pemulihan yang kuat. Kebijakan ekonomi makro yang mendukung sangat dibutuhkan oleh negara-negara dimana hutang telah membebani permintaan," kata IMF dalam laporan terbarunya mengenai kawasan tersebut.

Wilayah-wilayah itu masih terus dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti pertumbuhan investasi dan kredit yang lemah, lingkungan eksternal yang rapuh, dan perbaikan neraca sektor swasta yang tidak menyeluruh, menurut deputi direktur IMF untuk Eropa, Jorg Decressin. Meskipun upaya signifikan telah dilakukan untuk mengurangi hutang sektor swasta, hanya sebagian kecil negara di kawasan itu yang telah berhasil memangkas hutangnya ke tingkat sebelum krisis ketika diukur terhadap GDP dan membawanya sejalan dengan fundamental ekonomi mereka, tambahnya.

Berdasarkan data hutang yang tercatat pada tahun 2013, Turki, Rusia dan Ukraina berada di urutan teratas sebagai negara dengan tingkat hutang sektor swasta yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kekuatan ekonomi mereka. Serbia juga dinilai menonjol untuk resiko likuiditas di sektor korporasi. Sementara resiko terkait hutang di sektor korporasi juga masih tinggi di Bulgaria, Kroasia, Ukraina, Latvia dan Slovenia, mengacu dari laporan IMF tersebut. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar