Kamis, 25 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

world-economy  World Economy

IMF: Minyak Jadi Biang Pelemahan Ekonomi Arab Saudi

Selasa, 2 Juni 2015 15:48 WIB
Dibaca 9771

Monexnews - Tren penurunan harga minyak dunia membuat perekonomian beberapa negara eksportir menjadi susut. Negara kaya migas seperti Arab Saudi diperkirakan mengalami perlambatan ekonomi tahun depan karena pemasukannya dari penjualan hasil bumi berkurang drastis.

Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), perekonomian Arab Saudi kemungkinan melemah di tahun 2016 karena pemerintahnya harus mengurangi belanja modal. Pengurangan anggaran tersebut dibutuhkan karena neraca pemasukan dari sektor migas sedang kurang bagus.

Seperti diketahui, selama 11 bulan terakhir, harga minyak sudah melemah lebih dari 40% ke kisaran $65 per barel dari puncaknya di $115 (Juli). Faktor pemicunya adalah lonjakan persediaan dari hasil eksplorasi minyak shale di Amerika Serikat. IMF menilai penurunan harga minyak sudah menyakiti neraca ekspor dan pemasukan fiskal Arab Saudi meski dampaknya belum terlalu tampak sekarang. Pertumbuhan ekonomi negara itu diyakini tetap pada kisaran 3,5% di 2015.

Namun di tahun 2016, perekonomian diramalkan melambat jadi 2,7% karena pemerintah harus memperketat pengeluarannya. Untuk jangka menengah, pertumbuhan ekonomi diperkirakan sekitar 3% dengan inflasi yang lebih terkendali.


Adapun jumlah defisit fiskal Arab Saudi di tahun 2015 diyakini mencapai 20% dari nilai gross domestic product-nya. Oleh karena itulah pemerintahnya disarankan untuk mulai menjual surat hutang guna menutup gap defisit dan tidak lagi memakai devisa untuk menambalnya.  (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar