Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

world-economy  World Economy

IMF: Negara Berkembang Rentan Terhadap Tapering AS

Rabu, 4 September 2013 19:03 WIB
Dibaca 649

Monexnews - Negara maju dipimpin oleh Amerika Serikat akan menggerakan pertumbuhan global sementara negara berkembang beresiko melambat akibat mengetatnya kebijakan moneter di AS, menurut International Monetary Fund dalam catatannya hari Rabu. Dalam nota yang disiapkan untuk pertemuan negara G20 di St. Petersburg, IMF mendesak adanya aksi penguatan global untuk menghidupkan kembali pertumbuhan dan mengelola resiko, memperingatkan bahwa sejumlah resiko penurunan telah menjadi lebih menonjol. Negara berkembang dinilai rentan terhadap pengetatan kebijakan moneter AS dan IMF meyarankan agar pemerintah bersiap untuk mengatasi ketidakstabilan finansial.

"Pemerintah harus mebiarkan nilai tukar mata uang merespon perubahan pada fundamental namun mungkin harus menjaga dari resiko penyesuaian yang tidak teratur, termasuk melalui intervensi untuk memperlancar volatilitas yang berlebih," ucap IMF. Federal Reserve AS mungkin akan mulai memangkas program stimulusnya sesegera bulan ini, IMF mengingatkan. Pertemuan kebijakan Fed selanjutnya akan digelar tanggal 17-18 September nanti.

"Kecemasan terbesarnya adalah perlambatan tingkat pertumbuhan global untuk waktu yang lebih lama," ucap IMF, sembari merevisi turun proyeksi jangka pendek untuk negara berkembang. Brasil, China dan India adalah yang menyebabkan sebagian besar perlambatan tersebut. Namun dengan Amerika Serikat dan negara maju lainnya bertambah cepat, IMF masih memperkirakan tingkat pertumbuhan global akan bertambah cepat di 2014 dari tahun ini, terbantu oleh kondisi moneter yang sangat akomodatif pada negara-negara kaya.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `