Selasa, 24 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

IMF: Yunani Mungkin Butuh Waktu 30 Tahun Untuk Pulih

Rabu, 15 Juli 2015 8:34 WIB
Dibaca 797

Monexnews - Hasil studi oleh International Monetary Fund yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa Yunani membutuhkan lebih banyak keringanan beban utang daripada kesediaan pemerintah di Eropa sejauh ini, seiring partai politik di Yunani bersiap untuk voting mengenai paket pengetatan yang diminta oleh pihak kreditur. Peringatan IMF terhadpa utang Yunani terjadi seiring Perdana Menteri Alexis Tsipras berusaha untuk membujuk pemerintah sayap kiri agar menyetujui paket pengetatan dan reformasi ekonomi liberal untuk mendapatkan bailout baru. Dalam wawancara dengan televisi lokal, ia mengatakan bahwa meski ia tidak yakin akan ada kesepakatan, namun tidak ada alternaif lain selain menerimanya untuk menghindari kekacauan pada ekonomi.

Hasil studi dari IMF, yang pertama kali dilaporkan oleh reuters, mengatakan negara-negara di Eropa akan harus memberikan Yunani waktu tenggah sebanyak 30 tahun agar dapat mengembalikan semua utangnya pada pihak Eropa, termasuk pinjaman baru, dan perpanjangan jatuh tempo. Atau jika tidak, mereka harus melakukan transfer setiap tahunnya untuk anggaran Yunani atau menerima penghapusan utang yang tajam di muka untuk pinjaman saat ini. Debt Sustainability Analysis ini kemungkinan akan membuat debat di Jerman kian alot mengenai apakah akan meminjamkan Yunai lebih banyak uang. Analisis ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai keterlibatan IMF di dalam bailout dan akan dinilai oleh sebagian besar rakyat Yunani sebagai pembenaran untuk permohonan Yunani meminta keringanan utang.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar