Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

IMF Zhu: Tapering Menjadi Resiko Utama Bagi Negara Berkembang Di Asia

Jumat, 22 November 2013 9:21 WIB
Dibaca 2110

Monexnews -

Beberapa negara berkembang di Asia akan menghadapi “resiko besar” jika pada akhirnya pengurangan stimulus di lakukan oleh negara maju, kata salah seorang pejabat lembaga IMF.

“Pertumbuhan global masih rendah dan masih beresiko turun,” kata Wakil Direktur IMF Zhu Min dalam kata sambutan yang di persiapkan untuk konfrensi di Port Vila, Vanuatu. Dia tidak jelaskan secara spesifik negara mana yang akan beresiko dari kebijakan pengurangan stimulus moneter yang telah di adopsi oleh Bank Sentral Jepang dan Amerika Serikat.

“Negara maju mulai pulih, namun pemulihan secara keseluruhan masih lambat dan terhambat oleh kendala pada sisi permintaan maupun dari sisi pasokan,” katanya. Negara berkembang masih memainkan peranan penting, meskipun mereka melambat dari beberapa level peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.”

Dia mengatakan bahwa ekspansi ekonomi di negara berkembang Asia di perkirakan akan mencapai level 6.25% sampai 6.5% pada tahun ini dan tahun depan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar