Selasa, 25 Juli 2017

world-economy  World Economy

Indonesia Butuh Industri Konstruksi Domestik

Rabu, 13 Mei 2015 11:46 WIB
Dibaca 2920

Monexnews -  Kebutuhan akan pembangunan infrastruktur strategis yang akan dibangun 5 tahun ke depan diprediksi sebesar Rp5.452 triliun. Dengan ini, Indonesia dapat dipastikan akan menjadi magnet pasar konstruksi yang besar, baik di ranah ASEAN maupun global. Salah satu hal yang wajib dimiliki di Indonesia adalah industri konstruksi domestik yang unggul dan mandiri serta berdaya saing tinggi. Ini sebagai upaya menghadapi dan memenangi persaingan pasar ASEAN dan global.

 Pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur dalam upaya menunjang sektor lain untuk semakin tumbuh dan berkembang. Menurut Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Yosid Toyib, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antar berbagai elemen pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk membangun semangat Indonesia incorporated.

 “Hal ini menunjukan betapa pemerintah memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur dalam upaya menunjang sektor lain untuk semakin tumbuh dan berkembang,” katanya seperti dilansir melalui laman KemenPU-PR pada Selasa (12/05).

 Pemerintah melalui Kementerian PU-PR menargetkan 3 (tiga) infrastruktur prioritas utama dalam menjalankan program kerja kementerian sampai dengan tahun 2019 yaitu konektivitas jalan, sumber daya air, serta pemukiman dan perumahan. “Ketiga infrastruktur prioritas tersebut juga terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015”, tegasnya.(as)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

-Disadur tanpa penyuntingan

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar