Selasa, 19 Desember 2017

world-economy  World Economy

Kendala Current Account Hambat Manuver Rupiah

Jumat, 30 Agustus 2013 14:33 WIB
Dibaca 717

Monexnews - Kenaikan suku bunga Indonesia yang mengejutkan kemarin telah berikan dukungan bagi rupiah, meredam mata uang Indonesia untuk alami penurunan bulanan terbesar dalam hampir lima tahun terakhir. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan dorongan pada berkelanjutannya kebangkitan ekonomi, pemerintah memerlukan kebijakan tersebut untuk mengurangi selisih defisit current account yang telah mencapai rekornya.

Bank Indonesia naikan suku bunga acuan menjadi 7 persen dari 6.5 persen, mereka mengatakan setelah pertemuan di Jakarta kemarin yang datang sebelum peninjauan kebijakan yang dijadwalkan pada pertemuan berikutnya. Mereka juga naikan fasilitas suku bunga deposito sebesar setengah persen menjadi 5.25 persen, dan memperpanjang kesepakatan suku bunga bilateral dengan Bank of Japan senilai $12 milyar sehingga akan memungkinkan kedua negara untuk meminjam dari cadangan devisa masing-masing.

“Kenaikan suku bunga merupakan tindakan yang lebih konkret dan cepat untuk mengatasi  defisit di current account walapun pertumbuhan akan berjalan lambat,” kata Handy Yuniarto, kepala analis di PT. Mandiri Sekuritas di Jakarta.” Namun dampaknya akan berumur pendek sampai investor dapat melihat  sendiri bahwa selisih current account mengecil.”

Indonesia bergabung dengan Brasil, Turki dan India dalam mengambil langkah-langkah untuk memberikan dukungan pada mata uangnya pada bulan ini seiring adanya perkiraan akan berkurangnya stimulus moneter AS yang mendorong investor menjual asetnya di pasar berkembang. Defisit current account Indonesia pada kuartal lalu yang mencapai rekor terbesar dan pertumbuhan ekonomi serta inflasi yang lebih buruk dari estimasi telah membuat merosotnya bursa saham dan mendorong rupiah ke level terendahnya sejak bulan April 2009 pada pekan ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar