Senin, 11 Desember 2017

world-economy  World Economy

Indonesia Masih Jadi Lokasi Investasi Favorit bagi Amerika

Senin, 1 September 2014 15:39 WIB
Dibaca 867

Monexnews - Di tengah ketidakpastian politik dan penurunan ekonomi domestik, Indonesia masih dipandang sebagai lahan potensial untuk perluasan bisnis bagi perusahaan asal Amerika Serikat. Fakta ini terungkap dalam Asean Business Survey Outlook 2015 yang dirilis oleh Kamar Dagang Amerika Serikat. 

Menurut badan yang mengomandoi sektor perdagangan tersebut, Indonesia masih menjadi tujuan bisnis prioritas di Asia Tenggara bagi perusahaan asal Amerika. Sementara Vietnam dan Myanmar menyusul di posisi 2 dan 3. Brunei dan Laos menjadi negara yang paling tidak diminati untuk investasi bisnis karena dianggap tidak memiliki potensi pasar besar.

Sebanyak 41% responden yang disurvei menyebut Indonesia sebagai target bisnis favorit di Asia Tenggara. Walau masih disukai oleh investor, hasil survei tersebut lebih rendah dibandingkan angka survei tahun lalu yang mencapai 49%.

Ketika ditanya kendala apa yang dihadapi oleh Indonesia sekarang, responden menyebut infrastruktur sebagai penghambat kemajuan bisnis. Jawaban ini berbeda dengan tahun lalu, di mana korupsi masih dianggap sebagai masalah utama dalam proyek bisnis asing di tanah air. Selain infrastruktur, responden juga melihat ada dua faktor lain yang menghalangi prospek usaha ke depannya yakni ketidakpastian hukum dan kurangnya insentif bisnis.

Tingkat kepercayaan investor terhadap pemerintahan yang akan menjabat bulan Oktober mendatang juga cukup tinggi. "Perusahaan Amerika masih akan berinvestasi di Indonesia karena pemerintahnya diyakini bisa mengatasi masalah hukum, infrastruktur dan tenaga kerja," ujar perwakilan Kamar Dagang Amerika, Andrew White. Sejak tahun 2004 hingga 2012, pemodal Amerika menanamkan uangnya senilai total $65 miliar di Indonesia sehingga menjadikan perusahaan negeri adidaya sebagai investor terbesar.

Sedangkan data resmi yang dirilis oleh Bank Indonesia menunjukkan bahwa arus investasi asing langsung pemodal Amerika adalah sebesar $7 miliar sepanjang periode yang sama. Untuk urusan investasi sektor riil di Indonesia, Amerika hanya menempati posisi ke-4.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar