Rabu, 20 September 2017

world-economy  World Economy

Indonesia Nampak Akan Gagal Capai Target Output Minyaknya

Jumat, 10 Oktober 2014 11:59 WIB
Dibaca 652

Monexnews - Indonesia, yang pernah menjadi produsen minyak terbesar di Asia tenggara, nampaknya akan gagal untuk mencapai targetnya memulihan output menjadi 1 juta barel per hari meski seiring operasional pada blok Cepu di Jawa Tengah telah kembali dibuka. Proyek baru hanya akan menambah sedikit pada jumlah cadangan minyak Indonesia, sementara output dari kilang yang sudah lama akan terus menurun, ucap wakil menteri energi dan sumber daya alam Susilo Siswoutomo pada inagurasi block Cepu pekan ini, yang dioperasikan oleh unit dari ExxonMobil Corp.. Tanpa eksplorasi baru, produksi minyak Indonesia mungkin akan turun menjadi 600,00 barel per hari di tahun 2020, ucapnya.

Indonesia, yang merupakan mantan anggota Organization of Petroleum Exporting Countries, menetapkan target di taun 2012 untuk memulihan output menjadi 1 juta barel per hari hingga tahun 2014. Proudksi minyak mentah Indonesia telah turun lebih dari 50% sejak pertengahan tahun 1990 seiring perubahan regulasi dan sulitnya perizinan mengurangi investasi pada ladang minyak baru. “Meski jika kita berdoa, hal tersebut tidak akan meningkatkan angka produksi minyak kita dari 850,000 langsung menjadi 1 juta,” ucap Siswoutomo. “Jika kita tidak mengebor, kita tidak akan mendapatkan minyak.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar