Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

Inflasi China Melambat Pada Bulan November

Senin, 9 Desember 2013 9:45 WIB
Dibaca 420

Monexnews - Inflasi China pada bulan November lebih lambat dari estimasi sebelumnya. Inflasi tumbuh sebesar 3% dari tahun sebelumnya, sedikit dibawah perkiraan para ekonom sebesar 3,1%, dan inflasi bulan oktober sebesar 3,2%. Sementara indeks harga produsen turun 1,4% dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebesar 1,5%.

Premier PBOC, Li Keqiang, berusaha untuk menjaga target pertumbuhan inflasi sebesar 3,5% untuk tahun 2013 seiring pemerintah China mulai menerapkan reformasi kebijakan ekonomi secara luas. Data lain pada hari minggu menunjukkan China mencatat surplus terbesar dalam hampir lima tahun terakhir, akibat melonjaknya ekspor dan peningkatan impor yang moderat. Surplus pada bulan November sebesar $33,8 juta, merupakan yang terbesar sejak januari 2009.

“Angka inflasi yang sedkit lebih rendah dari perkiraan, ditambah dengan data perdagangan yang kita dapat pada akhir pekan lalu, merupakan sesuatu yang positif untuk pertumbuhan China dalam jangka panjang dan akan memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan pelonggaram” kata Andrew Sullivan, ahli strategi di Kim Eng Securities. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar