Selasa, 24 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Inflasi Indonesia Lebih Rendah Dibanding Perkiraan

Senin, 3 Maret 2014 11:09 WIB
Dibaca 541

Monexnews - Seperti perkiraan sebelumnya, laju inflasi Indonesia melambat di bulan Februari 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) pagi ini (03/02) menyatakan bahwa inflasi bulanan berada pada angka 0.26% atau di bawah ekspektasi, 0.46%. Sementara untuk skala tahunan, inflasi Februari muncul pada level 7.75% atau lebih rendah dibandingkan estimasi (7.96%).

 

Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Februari) 2014 yakni sebesar 1.33% dan harga komponen inti pada Februari 2014 mengalami inflasi sebesar 0.37%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Februari) 2014 sebesar 0.92% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Februari 2014 terhadap Februari 2013) sebesar 4.57%.

 

Perkembangan harga komoditas pada umumnya naik berdasarkan hasil pemantauan di 82 kota. Jika pada Januari lalu Indeks Harga Konsumen (IHK) adalah sebesar 110.99, maka di bulan Februari lalu IHK sebesar 112.28.

 

Komponen bahan makanan naik 0.36%, sedangkan untuk kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau meningkat 0.43%. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0.17%, kelompok sandang 0.57%, kelompok kesehatan 0.28%, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0.17% dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0.15%.

 

[Nilai tukar Rupiah saat ini terpantau pada posisi 11.580 per Dollar (grafik Reuters)]

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar