Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Inflasi Indonesia Naik 8.36% di Bulan Desember

Jumat, 2 Januari 2015 10:29 WIB
Dibaca 575

Monexnews - Tingkat inflasi di Indonesia terus berakselerasi di bulan Desember setelah kenaikan lebih dari 30% pada harga bahan bakar bersubsidi di bulan November telah naikan harga-harga barang dan jasa.

Biro statistik nasional pada hari Jumat melaporkan bahwa inflasi di bulan Desember sebesar 8.36% di bandingkan dengan setahun yang lalu, naik dari 6.23% di bulan November, karena biaya transportasi naik sekitar 12.14% pada tingkat tahunan.

"Inflasi berakselerasi karena biaya transportasi yang naik, karena tingginya harga bahan bakar, yang diikuti oleh kenaikan dalam harga makanan," kata kepala biro statistik nasional, Suryamin. Harga makanan pokok naik sebesar 10.57% pada tingkat tahunan di bulan Desember.

Estimasi median dari 10 ekonom regional yang dipoling oleh Wall Street Journal menunjukkan inflasi kemungkinan naik sebesar 7.96% di bulan Desember.

Biro statistik nasional mengatakan bahwa inflasi inti, yang tidak termasuk harga barang yang volatile, dan harga yang ditetapkan oleh pemerintah, naik sebesar 4.93% di bulan Desember, dari 4.21% di bulan November.

Meskipun inflasi naik, banyak dari ekonom perkirakan bahwa Bank Indonesia tidak akan naikan suku bunga acuan pada pertemuan mereka pekan depan, karena mereka sudah naikan suku bunga sebesar 25 bps di bulan November dalam merespon tingginya harga BBM.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar