Senin, 25 September 2017

world-economy  World Economy

Inflasi Maret Lebih Rendah dari Perkiraan

Rabu, 1 April 2015 11:19 WIB
Dibaca 379

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis laporan angka inflasi untuk periode Maret 2015. Laju inflasi Indonesia tercatat sebesar 0,17% dibandingkan laporan bulan Februari lalu atau lebih rendah dari ekspektasi, 0,24%. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, inflasi Maret naik 6,38%, juga lebih rendah dari perkiraan sebelumnya (6,40%).

Adapun inflasi inti adalah sebesar 5,04% dibandingkan Maret 2014 atau lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan Februari yang sebesar 4,96%. Di dalam kelompok bahan makanan terjadi deflasi 0,73% tetapi di sektor penting lain semacam transportasi, komunikasi dan jasa keuangan terjadi inflasi sebesar 0,77%.
Dari 82 kota IHK yang didata, 54 kota mengalami inflasi dan 28 kota justru deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari yakni sebesar 0,84% dan inflasi terendah ada di Padang dan Cilacap dengan 0,01%. Sementara itu deflasi tertinggi ada di Tanjung Pandan yaitu 1,97%.

Laporan inflasi Maret juga lebih rendah dari perkiraan Bank Indonesia (BI), yang memprediksi kenaikan sekitar 0,27% sampai 0,3%. Gubernur BI Agus Martowardojo akhir pekan lalu meyakini inflasi Maret 2015 ini akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan inflasi Maret dalam tujuh tahun terakhir. Dia menyebutkan inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa komoditas seperti beras, bawang, bensin. Namun, inflasi juga tertolong dengan deflasi yang disumbang oleh daging ayam telur ayam. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar