Kamis, 21 September 2017

world-economy  World Economy

Inflasi OECD Melambat Pada Bulan April

Selasa, 4 Juni 2013 17:28 WIB
Dibaca 510

Monexnews - Laju inflasi tahunan di negara-negara maju melambat ke level terendah dalam 3½-tahun pada bulan April, sebuah perkembangan yang membuka jalan bagi bank-bank sentral utama untuk terus menopang pertumbuhan melalui langkah-langkah stimulus.

Angka yang dikeluarkan oleh Organization of Economic Cooperation and Development (OECD) pada hari Selasa menunjukkan harga konsumen di 34 negara anggota 34 tumbuh sebesar 1,3% dalam 12 bulan hingga bulan April, setelah mencatat kenaikan sebesar 1,6% dalam 12 bulan hingga bulan Maret. Level pertumbuhan itu tercatat sebagai yang terendah sejak Oktober 2009, ketika perekonomian global baru muncul dari resesi yang diakibatkan oleh krisis keuangan tahun 2008.

Namun pertumbuhan inflasi di sejumlah negara berkembang besar masih mengindikasikan jika laju inflasi global belum sepenuhnya melambat. Di antara negara-negar berkembang besar, laju inflasi terpantau melambat di India, Indonesia, Brazil dan Afrika. Sementara China dan Rusia menunjukkan percepatan inflasi.

Tingkat inflasi yang relatif rendah di sebagian besar ekonomi maju akan memberikan lebih banyak ruang bagi bank sentral untuk terus menurunkan suku bunga utama mereka atau meluncurkan bentuk lain dari stimulus guna mendukung pemulihan ekonomi yang masih lemah. Bulan lalu, OECD memproyeksikan total GDP dari 34 anggotanya akan tumbuh 1,2% pada tahun ini, turun dari 1,4% pada tahun 2012. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar