Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Inflasi RI Bulan Juli Diprediksi Melonjak Tajam

Rabu, 31 Juli 2013 11:12 WIB
Dibaca 431

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Laju inflasi Indonesia diprediksi meningkat tajam pada bulan Juli ini sebagai imbas dari kenaikan harga bahan bakar bulan Juni lalu. Faktor bulan Ramadhan turut memperkuat prediksi tersebut mengingat lonjakan harga rutin terjadi setiap momen hari raya.

Menurut hasil survei median terhadap pengamat dan analis ekonomi oleh Dow Jones Newswires, inflasi tahunan diperkirakan muncul pada angka 8.15% di bulan Juli. Estimasi tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan catatan inflasi tahunan bulan Juni lalu yang hanya sebesar 5.90%. Sementara jika dihitung secara bulanan, sebanyak 7 ekonom meramalkan inflasi berada di level 2.85% atau lebih tinggi dibandingkan catatan bulan lalu yang hanya 1.03%.

"Kita telah memasuki bulan ke-dua pasca kenaikan harga BBM, dan efeknya terlihat yaitu lonjakan harga pangan dan ongkos transportasi," demikian catatan analis Bank Danamon dalam rilisnya hari ini. Meskipun inflasi meningkat di bulan Juli, banyak ekonom memperkirakan bank sentral belum akan mengubah suku bunga dari level 6.50% pada pertemuan bulan Agustus mendatang, khususnya setelah otoritas sudah menaikkan interest rate sebanyak 2 kali dengan total kenaikan mencapai 75 basis poin. Menaikkan suku bunga lagi sama artinya dengan upaya menghambat laju ekonomi, maka oleh karena itu Agus Martowardojo dan kolega kemungkinan lebih memilih untuk memainkan formula moneter lainnya. Bisa jadi dengan memperketat aturan kredit perbankan dan konsumen demi stabilitas pasar.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar