Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

Inflasi Tahunan RI Tembus 7,15% di Bulan Mei

Senin, 1 Juni 2015 11:23 WIB
Dibaca 3140

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis data inflasi Indonesia untuk bulan Mei 2015. Dibandingkan April lalu, inflasi meningkat 0,50% atau lebih tinggi dari laporan sebelumnya (0,36%) dan prediksi analis (0,39%). 

Inflasi tahunan Indonesia juga melonjak di atas perkiraan pelaku pasar dengan kenaikan 7,15% atau lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan bulan April yang hanya 6,79% dan prediksi analis (7,00%). Adapun inflasi inti terpantau flat di level 5,04%, tidak selisih jauh dari perkiraan (5,03% dan inflasi inti April (5,04%).

Kenaikan harga produk bahan makanan dan tarif listrik sebesar 2,8% di bulan April lalu menyumbang inflasi terbesar. Walaupun harga beras turun, laju penurunannya tidak mampu mengimbangi kenaikan bahan makanan lain semacam daging ayam dan cabai.

Di sisi lain, komponen harga barang-barang yang termasuk dalam inflasi inti justru tetap terkendali. Oleh karena itulah laju inflasi inti tidak berubah banyak dibandingkan laporan BPS bulan April. Pelemahan Rupiah lebih dari 1% dan kenaikan harga emas sekitar 12% selama bulan lalu juga tidak berpengaruh banyak terhadap inflasi inti. Ada kecenderungan perusahaan-perusahaan produsen enggan menaikkan harga barang di tengah kelesuan ekonomi dan memilih untuk lebih efisien.

Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), tercatat 81 kota mengalami inflasi dan 1 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Palu (2,24%) dengan IHK 120,42 dan terendah terjadi di Singkawang (0,03%) dengan IHK 119,28. Sementara deflasi terjadi di Pangkalpinang (0,61%) dengan IHK 118,06.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan (1,39%); kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,50%); kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,20%); kelompok sandang (0,23%); kelompok kesehatan (0,34%); kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,06%); dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,20%).

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2015 sebesar 0,42% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2015 terhadap Mei 2014) sebesar 7,15%. Komponen inti pada Mei 2015 mengalami inflasi sebesar 0,23%; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Mei) 2015 sebesar 1,73%; dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Mei 2015 terhadap Mei 2014) sebesar 5,04%. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar