Selasa, 17 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Inflasi Tingkat Konsumen Jepang Naik Ke Level Tinggi 5 Tahun

Jumat, 27 September 2013 8:54 WIB
Dibaca 942

Monexnews - Inflasi inti konsumen Jepang,  yang  tidak termasuk harga makanan, naik 0.8% pada bulan Agustus dari setahun lalu, mencetak kenaikan tahunan tertinggi dalam lebih dari 5 tahun. Kenaikan pada indeks harga konsumen (CPI) merupakan kenaikan ketiga bulan berturut-turut dan mematahkan perkiraan analis untuk kenaikan sebesar 0.7%. Data ini merupakan sinyal terbaru bawah pelonggaran moneter yang agresif dari Bank of Japan tahun ini membantu mengeluarkan Jepang dari deflasi yang melanda Jepang untuk hampir selama 2 dekade. Kenaikan harga energi membantu mendorong tingkat inflasi, sementar apelemahan yen menaikkan biaya impor dan dapat menekan tingkat belanja konsumen ke depannya. Dan kendati data CPI yang positif pada hari Jumat, sejumlah ekonom mengatakan masih terlalu awal untuk mengatakan outlook inflasi Jepang telah berubah.

"Menurut pandangan kami, ini baru permulaan," ucap Paul Gruenwald, kepala ekonom Asia Pasifik pada Standard and Poor's Ratings Services. "Kita harus keluar dari deflasi selama 2 dekade untuk kembali ke tingkat inflasi sebesar 2% dan kita akan menanti apakah Kuroda akan menggunakan kebijakan dengan agresif untuk mewujudkan itu," tambahnya. Indeks harga konsumen Jepang, di luar harga makanan dan energi, turun sebesar 0.1% di bulan Agustus dari setahun lalu, laju penurunan yang sama dengan bulan Juli. BOJ memiliki target inflasi sebesar 2%, yang direncanakan akan dicapai dalam waktu 2 tahun dengan mengalirkan lebih dari 70 milyar dollar per bulan ke dalam perekonomian.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar