Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

Ingin Serang Syria, Gedung Putih Harus Yakinkan Warga Amerika

Selasa, 3 September 2013 10:58 WIB
Dibaca 353

Monexnews - Niat presiden Barack Obama untuk terlibat lebih jauh dalam konflik politik di Syria menuai penolakan dari berbagai pihak. Resistensi cukup keras ditunjukkan oleh pejabat-pejabat legislatif, yang menginginkan pemerintah lebih bijak dalam menyikapi dinamika luar negeri.

Anggota kongres kemarin menegaskan bahwa Gedung Putih harus berusaha meyakinkan semua pihak sebelum benar-benar menyerang Syria. Dalam taklimat yang berlangsung selama 90 menit kemarin, mayoritas pejabat legislatif sepakat untuk meminta presiden agar lebih dulu menggalang dukungan politik. Pasalnya warga Amerika Serikat sendiri belum terlalu yakin dengan alasan yang dipaparkan oleh Gedung Putih. Klaim penggunaan senjata kimia oleh tentara militer Bashar al-Assad lebih dianggap sebagai suatu indikasi kejahatan perang dan belum menyentuh kepentingan luar negeri Amerika.

Setelah mengetahui pendapat kongres, pihak Gedung Putih mengeluarkan pernyataan sikapnya. "Pandangan kongres sangat penting dalam proses pertimbangan presiden. Kami akan terus berkomunikasi dengan anggota legislatif terkait respon Amerika terhadap pelanggaran hukum internasional," demikian statement kantor administrasi Obama. Di dalam Partai Demokrat sendiri, suara dukungan untuk presiden Obama belum terlalu kuat. Walaupun figur-figur penting memberi support besar, masih ada pula anggota partai yang meminta diadakannya voting.

Dalam briefing kemarin, pihak kongres mengundang tokoh-tokoh penting dari berbagai disiplin ilmu yang terkait dengan isu keamanan. Mereka yang hadir antara lain Secretary of State John Kerry, Defense Secretary Chuck Hagel, Penasihat Keamanan Nasional Susan Rice, Direktur DNI James Clapper dan Vice Chairman of the Joint Chiefs of Staff Admiral James Winnefeld. Pertemuan diadakan untuk merespon dinamika yang terjadi di masyarakat seiring meningkatnya eskalasi konflik di Syria. Hasil poll NBC pekan lalu memperlihatkan bahwa hampir 80% warga Amerika menginginkan supaya pemerintah meminta persetujuan kongres sebelum menyerang Syria. Pada kuesioner pendahuluan, separuh responden berkeyakinan bahwa Amerika tidak perlu ambil bagian dalam agresi ke Syria.

Berikut adalah kutipan pendapat dari beberapa anggota kongres yang ahdir dalam briefing di Washington (02/09):

- Howard McKeon, Republikan California dan Kepala Komisi Persenjataan
Konflik Syria menciptakan situasi yang rumit. Sekarang tergantung pada bagaimana presiden bisa 'menjual' isu ini kepada warga Amerika. Masyarakat sangat sensitif menyikapi kebijakan perang. Selalu ada untung rugi dari keputusan perang atau tidak.

- Robert Menendez, Senat Demokrat New Jersey dan Kepala Komisi Luar Negeri Senat
Pertemuan malam ini makin menegaskan pentingnya keterlibatan Amerika untuk melindungi warga Syria. Kita juga harus menunjukkan kepada dunia bahwa penggunaan senjata kimia sama sekali tidak dibenarkan.

- Nancy Pelosi. Petinggi Partai Demokrat
Saya sepakat dengan pendapat (John) Boehner dan anggota lain yang menginginkan konsultasi antara pemerintah dan kongres serta transparansi dalam penentuan kebijakan. Semua demi kebaikan warga Amerika. Saya mengerti antipati warga terhadap perang, tetapi Assad telah membunuh rakyatnya sendiri sehingga mengancam keamanan regional dan stabilitas dunia. Semua pihak pasti setuju kalau Amerika sepenuhnya menentang penggunaan senjata kimia karena melanggar HAM.

- Bob Corker, Senator Republikan Tennessee dan Anggota Komisi Luar Negeri Senat
Saya mendukung invasi tetapi alangkah baiknya kalau pemerintah meminta izin kongres. Seraya menunggu persetujuan kongres, pemerintah bisa lebih intensif mengumpulkan informasi lebih lanjut. Bahkan akan lebih baik kalau Gedung Putih dapat menjelaskan bagaimana masalah Syria bisa menjadi kepentingan nasional kepad warga dan kongres.

- Carl Levin, Senator Demokrat Michigan
Obama dapat memberi bantuan kepada kaum pemberontak di Syria sampai kita bisa menentukan target serangan lebih jelas bersama negara-negara lain.

- Eliot Engel, Demokrat New York dan Anggota Komisi Luar Negeri
Pemerintah belum menentukan tokoh spesifik yang berperan dalam kejahatan kemanusiaan di Syria. Intelijen baru dalam tahap menyadap sambungan komunikasi antara beberapa pihak.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar