Rabu, 29 Maret 2017

world-economy  World Economy

Ingkari Janji, Perancis Tidak Mengetatkan Anggaran

Rabu, 1 Oktober 2014 17:33 WIB
Dibaca 434

Monexnews - Perancis mengingkari janji pada negara-negara Uni Eropa lainnya pada hari Rabu dengan anggaran tahun 2015 yang menetapkan bagaimana Perancis akan memulihkan tingkat pinjamannya untuk masih berada di dalam batasan Uni Eropa dua tahun lebih lama dari yang dijanjikan, kemunduran yang menurut pihak Perancis diakibatkan rapuhnya perekonomian. "Kami telah memutuskan untuk menyesuaikan laju pemangkasan defisit dengan situasi ekonomi di negara saat ini," ucap Menteri Keuangan Perancis Michel Sapin. "Kebijakan ekonomi kami tidak berubah, namun defisit akan berkurang lebih lambat dari yang direncanakan mengingat situasi perekonomian dengan tingkat pertumbuhan dan inflasi yang sangat lemah."

Menurut rencana anggaran, defisit publik akan turun dari 4.4% dari GDP tahun ini menjadi 4.3% tahun depan, 3.8% di tahun 2016, dan 2.8% di tahun 2017, di bawah batasan mandat Uni Eropa pada 3%. Sebelumnya, Perancis telah menjanjikan pada negara lain di Uni Eropa akan memangkas defisit ke bawah 3% pada tahun depan, batas waktu yang sudah diperpanjang dari tahun 2013. "Tidak ada usaha tambahan yang akan diminta dari Perancis, karena pemerintah, sembari mengemban tanggung jawab fiskal yang dibutuhkan agar negara berada dalam jalur yang benar, menolak pengetatan," menurut pernyataan anggaran.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar