Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

Inilah Kerangka Ekonomi Makro 2016

Jumat, 29 Mei 2015 11:35 WIB
Dibaca 5603

Monexnews - Pemerintah telah menyampaikan dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2016 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (20/5).

Berdasarkan kondisi ekonomi global dan perkembangan perekonomian terkini yang tidak seoptimis perkiraan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi tahun 2016 diperkirakan akan mencapai 5,8 hingga 6,2 persen. Pertumbuhan tersebut diharapkan akan lebih bertumpu pada faktor-faktor domestik, seperti aktivitas investasi, khususnya infrastruktur, yang lebih tersebar ke berbagai kawasan dan terfokus pada pengembangan potensi daerah.

Laju inflasi diperkirakan berada pada kisaran 4,0 persen plus minus 1,0 persen, terutama didukung oleh semakin membaiknya koordinasi kebijakan fiskal, moneter dan sektor riil. Sementara itu, nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp12.800-Rp13.200 per dolar AS. Rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan pada tahun 2016 diperkirakan berkisar 4,0 persen hingga 6,0 persen.

Selanjutnya, rata-rata harga minyak diperkirakan bergerak pada kisaran 60 hingga 80 dolar AS per barel. Lifting minyak bumi diperkirakan akan berada pada kisaran 830-850 ribu barel per hari, sementara lifting gas bumi diperkirakan sekitar 1.100–1.200 ribu barel setara minyak per hari.(nv)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar