Sabtu, 25 Maret 2017

world-economy  World Economy

Intervensi RBNZ Dinilai Tepat Waktu

Jumat, 3 Oktober 2014 17:01 WIB
Dibaca 488

Monexnews - Gubernur Reserve Bank of New Zealand, Graeme Wheeler sedang mempelajari pentingnya waktu yang tepat. Ia mengubah dollar Selandia Baru dari mata uang negara maju dengan performa paling baik pada semester pertama menjadi mata uang dengan penurunan terbesar dengan menggunakan intervensi verbal untuk melemahkan niai tukar mata uang yang menurutnya terlalu tinggi dan menjual senilai 521 juta dollar Selandia baru (410 juta dollar) pada pasar global. Menurut strategis, maksudnya adalah untuk mengintervensi seiring sentimen terhadap dollar AS melejit.

“Ini adalah waktu yang tepat bagi RBNZ untuk menjual mata uang dan mendapatkan sejumlah dampak yang diinginkan,” ucap Hamish Pepper, strategis mata uang asing pada Barclays Plc di Singapura. “Intervensi tersebut dilakukan saat dollar AS nampaknya telah benar-benar mendapatkan momentum.” Petinggi RBNZ telah memperingatkan selama berbulan-bulan bahwa penguatan dollar Selandia Baru tidak dapat bertahan dan melukai perekonomian, yang mana bertumbuh dengan laju paling lambat dalam setahun pada kuartal kedua. Bank sentral Selandia baru pada tanggal 29 September lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah menjual mata uang di bulan Agustus dalam intervensi terbesar dalam 7 tahun. Kiwi anjlok ke level terendah 13 bulan pada level 77.09 sen AS dari level tinggi tahun ini pada 88.36 pada tanggal 10 Juli lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar