Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Investasi Di Indonesia Akan Melambat Di Tahun 2014

Selasa, 21 Januari 2014 12:17 WIB
Dibaca 810

Monexnews -

Investasi di Indonesia di perkirakan akan melambat di tahun 2014, seiring perusahaan-perusahaan mungkin akan menahan diri selama tahun pemilu, kondisi tersebut berikan sedikit stimulus untuk ekonomi yang sedang berjuang dengan lemahnya pertumbuhan dan defisit pada current account.

Total investasi di tahun 2014 di perkirakan akan tumbuh sebesar 15% menjadi sektar 456 triliun rupiah ($38 milyar), setelah naik 27,3% pada tahun lalu, kata ketua badan koordinasi investasi Indonesia, Mahendra Siregar di Jakarta pada hari ini. Total investasi pada tahun lalu adalah yang tertinggi sejak tahun 2010, tambahnya.

Investasi yang lesu, melemahnya permintaan di luar dan tingginya suku bunga berarti pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat menjadi antara 5% sampai 5,5% pada tahun ini dan tahun depan, ini di proyeksikan oleh IMF dalam penilaian tahunan pada tanggal 16 Desember. Negara terbesar di Asia tenggara ini menggandalkan investasi untuk menebus lesunya ekspor seiring Indonesia berusaha untuk memperkecil defisit current account yang telah memimpin rupiah menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pada tahun 2013.

“Dalam semester pertama tahun ini, investasi mungkin akan melambat seiring investor akan melihat dan menunggu uuntuk berinvestasi di Indonesia sampai mereka mengetahui siapa yang akan memenangkan pemilu,” kata Eric Alexander Sugandi, seorang ekonom di Standard Chartered Plc., di Jakarta, mengacu pada pemilu Presiden yang di jadwalkan pada bulan Juli.

Rupiah hanya bergerak datar setelah pengumuman tersebut, turun sebesar 0.1% menjadi 12,120 per dollar AS pada siang ini, berdasarkan harga yang di ambil oleh bank lokal, setelah anjlok 21% di tahun 2013.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar