Jumat, 20 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Investasi Proyek Pertambangan Australia Turun Sebanyak 5%

Rabu, 28 Mei 2014 8:39 WIB
Dibaca 1112

Monexnews - Nilai proyek mineral dan energi yang dikembangkan di Australia, eksportir bijih besi terbesar di dunia, turun sebanyak 5% menjadi 229 milyar dollar Australia (212 milyar dollar) seiring investasi terus menurun. “Sementara siklus investasi telah memuncak, Australia saat ini bergerak menuju periode kenaikan signifikan pada tingkat produksi sumber daya alam dan komoditas energi,” ucap Wayne Calder Wakil Direktur eksekutif Bureau of Resources and Energy Economics hari ini dalam laporan investasi proyek semesteran. Pada tanggal 31 Oktober lalu, nilai proyek mencapai 240 milyar dollar Australia, ucapnya.

Penambang termasuk BHP Billiton Ltd. dan Rio Tinto Group telah memangkas belanja setelah menghabiskan belanja modal yang mencapai 250 milyar dollar, menunda proyek ekspansi akibat menurunnya harga komoditas. Sejumlah 8 proyek yang bernilai mencapai 12.8 milyar dollar Australia akan dipindahkan menuju tempat yang disepakatan dalam waktu enam bulan hingnga bulan April, dipimpin oleh proyek bijih besi Roy Hill milik Hancock Prospecting Pty., yang bernilai 10.7 milyar dollar Australia, menurut biro yang berbasis di Canberra itu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar