Rabu, 18 Januari 2017

world-economy World Economy

Investor Masih Buru Aset Berimbal Hasil Tinggi

Kamis, 25 April 2013 21:21 WIB
Dibaca 333

Monexnews -

Salah satu fakta terbaru yang menguatkan sentimen risk appetite para investor adalah tingginya minat para investor pada debut penjualan obligasi negara Afrika, Rwanda yang didenominasi terhadap Dollar pada hari Kamis.

Yield obligasi Rwanda tersebut menawarkan yield sebesar 6.875% untuk surat utang bertenor 10-tahun, sedikit dibawah kisaran yang ditawarkan sebelumnya pada 7% - 7.5% pada hari Rabu.

Rwanda dipimpin oleh Paul Kagame semenjak kekacauan dalam negeri tahun 1994, perekonomian negara Afrika tersebut bangkit lebih kompetifi di daratan Afrika, sehingga memiliki laju pertumbuhan yang solid dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 8% sejak tahun 2003, sementara laju inflasi masih terkontrol.

Dalam lelang obligasi perdananya, Rwanda berhasil menarik minat investor sebesar $3 milyar.

Akhir-akhir ini obligasi negara-negara Afrika, seperti Honduras, Angola, Paraguay, Mongolia, Zambia, Albania, Montenegro dan Bolivia  cukup populer diantara para investor yang haus akan imbal hasil yang lebih tinggi. Bagaimanapun harga obligasi Rwanda yang tergolong cukup murah berpotensi memicu kekhawatiran terhadap peluang gelembung sektor kredit yang akan terbentuk.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar