Monexnews - Investor melihat pasar saham terlalu riskan untuk saat ini.
Minat terhadap produk ekuitas Amerika Serikat (AS) makin surut di tengah fluktuasi ekonomi dunia. Dalam satu pekan saja, investor menarik dana $2,1 miliar dari pasar reksadana (per 25 Juli). Padahal seminggu sebelumnya aliran dana masuk ke instrumen saham mencapai $99 juta. Demikian hasil penelitian Investment Company Institute.
Jika ditarik ke belakang, tren penarikan modal dari kumpulan saham domestik sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir. Sejak awal 2012, total arus dana keluar dari reksadana saham sudah menembus $57 miliar. Jumlah tersebut lebih besar dibanding modal keluar pada semester I 2011 ($13,6 miliar) dan paruh pertama 2010 ($24,6 miliar).
Investor cenderung lebih suka menempatkan uang pada aset yang memberi rasa aman meski tidak terlalu menguntungkan. Hal itu bisa dilihat dari jumlah arus dana masuk ke reksadana obligasi pekan lalu, yang menyentuh $5,8 miliar. Satu pekan sebelumnya, aliran uang masuk bahkan sampai $6,5 miliar. Hybrid funds, lembaga yang mengelola investasi saham dan obligasi, meraup pemasukan$737 dari total dana kelolaan satu pekan lalu, $905 juta. Pemodal pada umumnya memiliki alasan identik mengapa memasukkan uangnya ke aset yang lebih aman. Kombinasi antara krisis Eropa, risiko fiskal Amerika dan perlambatan ekonomi global memaksa pemodal bermain aman.
(dim)

Komentar