Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Jaga Pertumbuhan, Bank Sentral Australia Pertahankan Suku Bunga

Selasa, 3 September 2013 11:37 WIB
Dibaca 403

Monexnews - Bank Sentral Australia mempertahankan suku bunga pada rekor rendah hari ini (Selasa 03/09). Penurunan drastis pada angka retail sales memperlihatkan betapa negeri kangguru masih sulit bangkit pasca periode boom komoditi beberapa tahun lalu. Retail sales memang meningkat, namun angkanya di bawah harapan pelaku pasar pada bulan Juli. Sementara penjualan department store turun 7.9% sekaligus menandai rasio penurunan bulanan terbesar dalam setahun terakhir.

Reserve Bank of Australia menjaga suku bunga acuan di level 2.5%. Keputusan ini menjadi sebuah sinyal betapa Australia membutuhkan sokongan kebijakan moneter longgar untuk waktu yang lebih lama guna mendorong perekonomiannya. Terlebih lagi laju bisnis dan ekspor di negara mitra dagang utama, China, juga sedang lesu. Pemasukan besar yang dulu berasal dari penjualan produk dan investasi komoditi kini tidak sulit untuk diulangi.

Bank sentral sudah memangkas suku bunga sebanyak delapan kali sejak November 2011 di tengah wacana kemandirian ekonomi. "Di Australia, perekonomian melambat dalam beberapa tahun terakhir" ujar Gubernur Glenn Stevens dalam sebuah pernyataan resmi. Ia memprediksi fenomena ini akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan sampai negaranya bisa benar-benar lepas dari ketergantungan pada penjualan hasil sumber daya alam.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar