Sabtu, 22 Juli 2017

world-economy  World Economy

Jelang Lebaran, Pasokan BBM dan LPG, Kelistrikan dan Kegeologian dalam Kondisi Aman dan Terkendali

Senin, 21 Juli 2014 11:27 WIB
Dibaca 525

Monexnews - Posko Posko Pemantauan IDUL FITRI 2014 Kementerian ESDM melaporkan, untuk sektor Listrik, Migas, dan Geologi, dapat disimpulkan bahwa situasi aman dan terkendali. Stok Nasional BBM dan LPG pada tanggal 17 Juli 2014 dalam kondisi normal, kelistrikkan dan kegeologian masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Pemerintah cq. Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral bersama Pertamina dan PLN telah membentuk Posko Idul Fitri 2014 guna memantau kondisi sektor Listrik, Migas, dan Geologi. Posko akan terus memantau sejak tanggal 1 Juli sampai 12 Agustus 2014.

Dilaporkan Posko, tanggal 17 Juli 2014, sektor ESDM secara umum dalam kondisi aman dan terkendali. Kondisi kelistrikkan pada kondisi beban puncak sebagian besar normal dan siaga. Kegeologian, 19 gunung api dalam status Waspada, yaitu G. Kerinci, G.Marapi, G. Talang, G. Anak Krakatau, G. Papandayan, g. Slamet, G. Dieng, G. Kelud, G. Bromo, G. Semeru, G. Ijen, G. Sangeangapi, G.Rokatenda, G. Lewotobi Perempuan, G. Ambang, G. Gamalama, G, Gamkonora, G. Ibu dan G. Dukono. 4 gunung api dalam status Siaga, yaitu G. Sinabung, G. Soputan, G. Karangetang, dan  G. Lokon.

Khusus untuk pasokan BBM dan LNG, diperkirakan akan terjadi peningkatan permintaan selama selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1435 H/ 2014. Estimasi pemakaian BBM dan LPG pada masa puasa dan lebaran umumnya diperkirakan naik dengan besaran masing-masing Premium naik 5,1% dari rata-rata harian normal 80.155 KL menjadi 84.242 KL, Avtur naik 7,2% dari rata-rata harian normal 10.619 KL menjadi 11.536 KL dan LPG naik 6.4% dari rata-rata harian normal 19.057 MT menjadi 20.278 MT. Adapun Solar turun 16.9% dari rata-rata harian normal 43.057 KL menjadi 36.151 KL.

Pertamina terus menjaga stok BBM dan LPG Nasional dalam kondisi aman selama arus mudik dan balik Idul Fitri dengan rata-rata stok Premium 17,6 hari, Minyak Solar 20,7 hari, Avtur 27,6 hari, Pertamax 53 hari, Pertamax Plus 37,6 hari, dan LPG 17,1 hari. (SF)


Sumber: rilis berita Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

www.esdm.go.id

- disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar