Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Jepang Berjuang Keluar Dari Resesi di Tengah Penurunan Produksi

Sabtu, 27 Desember 2014 0:00 WIB
Dibaca 874

Monexnews - Inflasi Jepang melambat untuk bulan keempat di bulan November, dan produksi industri serta penjualan retail secara tak terduga merosot kembali, itu menunjukkan untuk pelemahan lebih lanjut di dalam perekonomian Perdana Menteri Shinzo Abe yang sedang mencoba untuk bangkit dari resesi.

Output turun sebesar 0.6% di bulan November dari sebulan yang lalu, kata menteri perdagangan pada hari Jumat, itu jauh lebih rendah dari estimasi median untuk kenaikan 0.8% di dalam survei Bloomberg News. Penjualan retail tergelincir sebesar 0.3%, sementara itu harga konsumen yang tidak termasuk makanan segar naik 2.7% dari setahun yang lalu. Upah riil turun ke level terendah sejak tahun 2009.

Dengan hanya ada sedikit tanda dari reboundnya permintaan dari dalam negeri, negara dengan tingkat perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut mungkin dapat mengandalkan ekspor untuk hindari kontraksi tiga kuartal beruntun dalam periode kuartal akhir tahun ini. Laporan hari ini semakin berikan tekanan tambahan kepada Abe, yang pemerintahannya besok akan luncurkan paket stimulus, dan yang berjanji untuk adanya perubahan pertumbuhan yang struktural setelah dia memenangkan pemilihan ulang pada bulan ini.

"Perusahaan-perusahaan harus melihat adanya sebuah pemulihan di dalam konsumsi domestik sebelum meningkatkan produksi," kata Minoru Nogimori, seorang ekonom di Nomura Holdings Inc., yang mencatat setiap rebound di dalam ekonomi di kuartal keempat "masih akan jauh dari kuat." Dengan harga minyak yang akan membebani inflasi, BOJ kemungkinan akan meningkatkan stimulus kembali, kemungkinan di bulan Oktober, tambahnya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar