Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Jepang Berupaya Terbitkan Obligasi Inflasi

Senin, 17 Juni 2013 16:46 WIB
Dibaca 380

Monexnews -

Kementerian Keuangan Jepang diam-diam kembali ke pasar obligasi setelah absen selama lima tahun. Mereka bereaksi atas permintaan investor akan alat investasi yang bisa mengimbangi kampanye inflasi dari bank sentral Jepang. Langkah itu juga memberi saluran bagi pemerintah Negeri Sakura untuk mengukur perkembangan mereka dalam mengubah perkiraan harga di kalangan investor.

Kementerian itu akan menerbitkan dua seri obligasi pemerintah bertenor 10 tahun yang terlindung dari inflasi, demikian pernyataan kementerian pada Jumat. Surat utang senilai ¥300 miliar itu akan terbit pada Oktober dan Januari.

Rencana obligasi inflasi muncul di tengah kampanye Perdana Menteri Shinzo Abe untuk membalikkan kemerosotan tingkat harga yang telah berlangsung selama 15 tahun. Pemerintah Jepang telah mematok target inflasi sebesar 2%. Tokyo melihat kuatnya permintaan akan obligasi yang indeksnya mengacu kepada inflasi sebagai indikator yang baik mengenai perkiraan inflasi.

Konsep ekspektasi atau perkiraan inflasi belum banyak dipahami orang. Hal itu juga sulit diukur secara akurat, khususnya di negara yang pasar obligasi inflasinya belum berkembang. Situasi bisa berubah jika obligasi yang mengacu kepada inflasi lebih dihargai. Upaya Jepang itu masih harus menempuh jalan panjang. Saat imbal hasil nominal obligasi 10 tahun melonjak bulan lalu, koran-koran memuat berita mengenai kenaikan tingkat bunga kredit perumahan di halaman depan. Padahal suku bunga riil telah turun menyusul naiknya ekspektasi inflasi.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar