Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Jepang Catatkan Defisit Perdagangan di Bulan Juni

Rabu, 24 Juli 2013 10:39 WIB
Dibaca 350

Monexnews - Jepang pada hari Rabu melaporkan defisit perdagangan sebesar 180.8 milyar yen ($1.8 milyar), memperpanjang penurunan untuk bulan ke-12 beruntun, penurunan terpanjang dalam tiga dekade terakhir seiring melemahnya yen yang menyebabkan meningkatnya tagihan impor daripada mengangkat nilai ekspor.

Sebelumnya para ekonom yang disurvei oleh Nikkei dan Dow Jones News Wire perkirakan defisitakan menjadi 155.7 milyar yen. Jepang mencatat surplus perdagangan sebesar 56 milyar yen pada bulan yang sama pada tahun lalu.

Hasil terserbut datang dengan latar belakang ekonomi Jepang yang membaik, dengan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan berada dikisaran 4% untuk tingkat tahunan dibandingkan dengan tingkat yang sama dalam beberapa tahun terakhir.

Ekspor naik 7.4% pada tingkat tahunan, dibandingkan dengan kenaikan 12% yang di perdikisi oleh para analis. Ada pertumbuhan yang solid dalam semua pasar utama, bagaimanapun, dengan penjualannya ke AS yang merupakan pasar terbesar Jepang untuk ekspor, naik tajam menjadi 14.6%. Ada juga peningkatan sebesar 4.8% pada ekspor ke China, meskipun disana pertumbuhan berjalan lambat dan masih berlanjutnya ketegangan politik di kedua negara.

Saya pikir kami akan melihat ekspor akan tumbuh sedikit lebih banyak, namun hasil ini mungkin menunjukkan bahwa perekonomian global belum sepenuhnyberada di jalur pemulihan, kata Hideki Matsumura, ekonom senior di Japan Research Institute. Pertumbuhan ekspor juga melampaui kenaikan impor, namun, yang naik 11.8% dari tahun lalu karena pelemahan yen telah mendorong kenaikan biaya barang impor.

“Negara kami perkirakan bahwa defisit akan berbalik dalam beberapa waktu kedepan pada tahun depan,” kata Matsumura. 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar