Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Jepang Hilangkan Kata “Deflasi” dalam Laporan Bulanan

Rabu, 25 Desember 2013 22:25 WIB
Dibaca 485

Monexnews - Pemerintah Jepang dalam laporan bulanannya telah menghilangkan kata “deflasi” untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, namun analis memperingatkan perjuangan melawan penurunan harga tersebut masih jauh dari akhir.

Laporan kabinet bulan Desember memberikan penilaian yang optimis pada ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut, meskipun adanya tanda-tanda pelambatan dalam beberapa bulan terakhir.  “Ekonomi Jepang dalam laju pemulihan moderat. Konsumsi swasta meningkat. Harga sedang stabil” tulis laporan tersebut.  Itu merupakan pertama kalinya pemerintah Jepang tidak menggunakan kata “deflasi” sejak bulan November 2009 ketika pemerintah Jepang mengakui harga terus jatuh sejak terjadi krisis finansial global pada tahun 2008. Pada laopran bulan lalu dikatakan “Peningkatan harga saat mengindikasikan deflasi menuju akhir”

“Menghilangkan kata ‘deflasi’ dalam laporan bulanan merupakan hal yang realistis seiring menurunnya tekanan turun pada harga. Namun terlalu dini untuk mengatakan deflasi telah berakhir. Masih ada ketidakpastian target inflasi 2% dapat tercapai sesuai yang direncanakan” kata Hideki Matsumura, ekonom senior di Japan Research Institute.

Indikator utama inflasi Jepang pada bulan Oktober lalu tumbuh pada laju tercepat sejak akhir tahun 1990 ketika Jepang mulai tenggelam ke dalam deflasi. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar