Rabu, 29 Maret 2017

world-economy  World Economy

Jepang Merevisi Turun Data Industri

Jumat, 12 Juli 2013 13:44 WIB
Dibaca 538

Monexnews -  Pemerintah Jepang hari ini (Jumat, 12/7) merevisi data industrial output bulan Mei untuk menunjukkan kinerja yang sedikit memburuk dalam hal produksi dibanding laporan awal dua pekan sebelumnya.

Kementrian Ekononi, Perdagangan dan Industri menjelaskan industrial output untuk bulan Mei di revisi turun menjadi 1.9% dari laporan pertama sebelumnya di level 2%. Kalangan investor cukup kecewa dengan hasil tersebut karena sejak kemarin pasar Jepang terlihat lesu akibat penguatan yen belakangan ini yang berada di bawah level 99 terhadap dollar AS.  

Bahkan kalangan pelaku pasar nampak tidak mengantisipasi dan cenderung mengabaikan hasil kebijakan yang di putuskan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) dimana BOJ kembali menahan diri untuk tidak melonggarkan kebijakan moneternya lebih lanjut. BOJ kembali mempertahankan komitmen peningkatan monetary base (anggaran dasar moneter) sebesar ¥60 triliun hingga ¥70 trilliun per tahun. Angka itu sesuai prediksi dan tidak berubah dari pertemuan sebelumnya pada 11 Juni silam. Sehingga pasar pun tidak terlalu merespon laporan tersebut.

Namun demikian sebagian kalangan masih memperhatikan data machinery orders yang positif yang di rilis oleh pemerintah pada Kamis kemarin (11/7). Sehingga para investor masih cukup berminat mengambil posisi di pasar keuangan meski di tengah penguatan tajam yen. Data machinery orders Jepang di luar perkiraan melonjak tajam hingga 10.5% di bulan Mei dari bulan sebelumnya pada level -8.8%. Lonjakan angka tersebut memberikan sinyal positif bahwa kalangan perusahaan kini tengah memperluas rencana investasinya (ekspansi) seiring dengan membaiknya perekonomian.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar