Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

Jepang Persiapkan Stimulus Sekitar 50 Milyar Dollar

Kamis, 12 September 2013 16:42 WIB
Dibaca 484

Monexnews - Jepang saat ini sedang memperimbangkan stimulus ekonomi sebesar 50 milyar dollar untuk mengatasi dampak akibat kenaikan pajak penjualan nasional yang bertujuan menekan tingkat hutang pemeirntah yang membengkak, menurut salah satu orang yang terlibat dalam keputusan itu pada hari Kamis. Perdana Menteri Shinzo Abe akan menaikkan pajak menjadi 8% dari 5% di bulan April, menolak usulan dari sejumlah penasehat untuk menunda atau membatalkan pengetatan fiskal untuk menjaga pemulihan ekonomi agar terus berjalan.

Kenaikan pajak merupakan usaha paling nyata dalam beberapa tahun oleh Jepang untuk mengatasi tingkat hutang publik yang mencapai lebih dari dua kali lipat output ekonomi tahunan negara, dan merupakan yang tertinggi di dunia. Namun Abe telah mengatakan bahwa ia harus menyeimbangkan kebutuhkan jangka panjang untuk keseimbangan anggaran terhadap proiritas utamanya yaitu mengeluarkan Jepang dari deflasi sepajang 15 tahun dan tingkat pertumbuhan yang rendah.

Untuk mengatasi dampak dari kenaikan pajak, Abe pekan ini menginstruksikan pada kabinetnya untuk merancang paket stimulus pada akhir bulan nanti. Salah satu opsi adalah paket belanja bernilai 5 triliun yen (50.01 milyar dollar), menurut salah satu sumber. Pemerintah memperkirakan bahwa setiap persen kenaikan pada pajak akan menciptakan pendapatan sekitar 2.7 trilyun yen.

Kepala sektretariat cabinet Yoshihide Suga mengatakan Abe masih belum memutuskan peruhal kenaikan pajak, langkah yang diperkirakan akan diambil tanggal 1 Oktober setelah Bank of Japan merilis survey sentimen bisnis. Suga, yang merupakan juru bicara utama pemerintah, mengatakan Menteri Keuangan Taro Aso dan Menteri Perekonomian Akira Amari akan meethe top government spokesman, said Finance Minister Taro Aso and Economics Minister Akira Amari akan menentukan jumlah dan ini paket tersebut. Amari telah mengatakan bahwa paket stimulus harus lebih besar dari 2 trilyun yen untuk menghindari keterpurukan ekonomi. Opsi termasuk pembayaran pada masyarakat berpenghasilan rendah untuk memicu pembelian rumah, penghapusan pajak perusahaan yang meningkatkan belanja modal dan kemungkinan pemangkasan pajak pendapatan, menurut sumber

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar