Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

Jerman Perburuk Kepercayaan Bisnis Kawasan

Selasa, 23 April 2013 16:26 WIB
Dibaca 552

Monexnews - Jerman merupakan kuda penggerak aktivitas ekonomi di kawasan Eropa. Dinamika industri dan perdagangan di negara ini sedikit banyak bisa mencerminkan kondisi riil yang terjadi di kawasan. Satu saja indikator ekonomi dirilis dalam angka negatif, maka kepercayaan pelaku pasar terhadap masa depan bisnis benua biru akan memudar.

Fakta itu terbukti hari ini, saat laporan aktivitas bisnis Jerman bulan April menunjukkan pelemahan. Data cepat PMI sektor jasa Markit memang naik dari 46.4 (Maret) menjadi 46.6 namun indeks di bawah angka 50 masih mewakili fase kontraksi atau perlambatan. Di kala isu krisis Eropa kian mereda, sendi-sendi perindustrian Jerman justru masih stagnan. Jika dalam beberapa periode terakhir negara ini dipandang sebagai institusi yang kebal gejolak ekonomi, maka kini tidak demikian lagi. Gairah bisnis Jerman juga surut, seperti yang dialami oleh negara-negara dengan yang bermasalah seperti Italia, Prancis dan Spanyol. Kondisi ini ditakutkan bisa menjadi pemicu resesi ekonomi yang jauh lebih besar lagi dampaknya ke seluruh anggota zona Euro.

Kalaupun ada berita yang mampu mengurangi pesimisme pelaku pasar saat ini adalah potret perbaikan kinerja perusahaan-perusahaan asal Prancis. Indeks manufaktur di negara ini lebih baik dibandingkan hasil bulan Maret, di mana PMI-nya mencatat penurunan terburuk sejak resesi tahun 2009 lalu. Sekarang setelah kondisi Jerman terpapar nyata, pemangku kepentingan harus bersiap menyambut kemungkinan terburuk. Sudah cukup bagus jika data PMI Euro zone yang akan dirilis nanti tidak melemah lebih dalam. Terlebih lagi perekonomian Euro harus bangkit dari perlambatan 0,6% yang tercatat di triwulan akhir 2012.

Bank sentral Eropa sudah mengatakan bahwa kebijakan suku bunga akan sangat tergantung pada laju inflasi dan prospek pertumbuhan. Rilis beberapa data terakhir tentu bisa memaksa ECB untuk memangkas suku bunga pada pertemuan yang akan datang. Sebagian besar ekonom dan pelaku pasar memang belum melihat kemungkinan itu dalam waktu dekat, namun setelah laporan Jerman dirilis negatif peluang penurunan suku bunga dari level 0.75% makin terbuka lebar.

Tingkat kepercayaan pelaku bisnis di sektor jasa zona Euro anjlok ke level terendahnya tahun ini. Indeks ekspektasi bisnis turun dari 56.2 menjadi 55.7 di bulan Maret. Psikologi konsumen sebenarnya membaik di bulan April, namun Komisi Eropa menilai kemajuannya belum sesuai harapan. Aktivitas pabrik di zona Euro kembali surut di bulan April, tercermin dari penurunan PMI manufaktur dari 46.8 ke 46.5. Kinerja data bulan lalu itu adalah yang terburuk di tahun 2013.

Jika berkaca pada rangkaian data krusial tadi, maka wajar jika banyak pihak belum diperbolehkan terlampau tinggi menggantungkan harapan. "Bukti terbaru memperlihatkan betapa krisis hutang telah menyeret kepercayaan bisnis dan konsumen," ujar Chris Williamson, Kepala Ekonom Markit. Di tengah minimnya sinyal perbaikan fundamental ekonomi, tidak heran kalau kondisi seperti ini terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan. Nilai tukar EUR/USD kini terpantau di level 1.2982.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar