Rabu, 20 September 2017

world-economy  World Economy

Jerman Tetap Ingin Inggris di Uni Eropa

Jumat, 28 Februari 2014 11:08 WIB
Dibaca 511

Monexnews - Kanselir Jerman, Angela Merkel, utarakan tidak mendukung reformasi fundamental Uni Eropa yang diinginkan Inggris. Meski demikian, Merkel menegaskan keinginan agar Inggris tetap berada di Uni Eropa untuk membuat institusi tersebut menjadi lebih kompetitif. Dalam pidato di depan parlemen Inggris, Merkel abaikan kemungkinan reformasi besar-besaran terhadap pakta Uni Eropa namun Merkel terbuka untuk reformasi dalam skala kecil. Pidato Merkel cukup netral; cukup untuk memberikan dukungan bagi Cameron untuk reformasi Uni Eropa namun menegaskan terbatasnya dukungan.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, telah mengusulkan voting referendum keanggotaan Inggris di Uni Eropa jika partainya memenangkan pemilu tahun depan. Cameron ingin mengembalikan beberapa hak yang sebelumnya dilimpahkan ke Uni Eropa di tengah meningkatnya ketidak-senangan rakyat Inggris terhadap Uni Eropa. Popularitas partai antieuro, UKIP, cukup meningkat dalam 2 tahun terakhir setelah merebaknya krisis utang zona-euro membuat sebagian rakyat Inggris melihat minimnya manfaat bergabung di Uni Eropa. Meski UKIP masih partai kecil sekarang, tapi ada kekhawatiran partai UKIP akan mendapatkan lebih banyak kursi lagi ketika pemilu Eropa dilakukan pada bulan Mei dan pemilu Inggris tahun depan. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar