Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Jerman: Zona Euro Tidak Masalah jika Yunani Hengkang

Senin, 5 Januari 2015 13:33 WIB
Dibaca 835

Monexnews - Pemerintah Jerman sesumbar kalau keluarnya Yunani dari zona Euro tidak akan mengganggu stabilitas kawasan. Euro sudah belajar dari pengalaman semasa krisis hutang, dan tidak menganggap hal itu sebagai musibah besar.

Menurut media Der Spiegel, yang mengutip pernyataan salah seorang pejabat pemerintah, Kanselir Angela Merkel dan Menkeu Wolfgang Schaeuble sangat percaya dengan kekuatan fundamental kawasan. Zona Euro sudah melakukan berbagai program reformasi sejak dihantam krisis tahun 2012 lalu sehingga potensi keluarnya Yunani akan bisa ditangani dengan baik.

"Penyebaran krisis (Yunani) akan terbatas karena Portugal dan Irlandia sudah di-rehabilitasi," demikian kata sumber pemerintahan tersebut. Terlebih lagi, program bail-out European Stability Mechanism (ESM) sudah dirancang untuk menangkal krisis di sistem keuangan secara efektif. Bank-bank besar akan terlindungi di bawah payung banking union.

Memang masih belum jelas apakah Yunani akan tetap berada di zona Euro atau hengkang dalam waktu dekat. Namun spekulasi yang beredar menyebut Jerman tidak akan mau menerima Yunani lagi apabila partai oposisi Syriza pimpinan Alexis Tsipras memenangkan pemilu 25 Januari mendatang. Perbedaan ideologi pemerintahan diklaim menjadi alasan mengapa pihak Berlin tidak mau menjadi sekutu Yunani lagi jika skenario itu benar terjadi.

Hasil poll terkini menunjukkan bahwa Syriza memimpin suara di atas partai berkuasa, Demokrasi Baru. Namun demikian, selisihnya sangat kecil yaitu hanya sekitar 3 poin persentase. Menkeu Jerman sendiri sudah jauh-jauh hari mewanti-wanti Yunani supaya tetap menjalankan kebijakan sesuai koridor kesepakatan dengan otoritas Euro. Siapapun pemimpin yang terpilih nantinya, ia harus melanjutkan program ekonomi semasa pemerintahan Antonis Samaras.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar