Kamis, 19 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Jokowi Mungkin Akan Naikkan Harga BBM Bulan Depan

Rabu, 3 September 2014 12:02 WIB
Dibaca 671

Monexnews - Presiden terpilih Indonesia Joko Widodo sedang mempertimbangkan untuk menaikkan harga BBM subsidi bulan depan seiring usahanya untuk meluangkan anggaran negara untuk berinvestasi pada negara perekonomian terbesar Asia Tenggara pada awal mula masa jabatannya. “Kita tidak dapat menghindaridari solusi ini” karena tidak ada cara lain untuk mendorong pendapatan dalam jangka pendek, ucap Arif Budimanta, anggota tim ekonomi Joko Widodo. “Sebelumnya, kami memperkirakan kenaikan harga bbm bulan ini di bawah pemerintah sekarang, namun pemerintah saat ini tidak dapat melakukan hal tersebut. Mungkin kami dapat melakukannya di bulan oktober atau November.”

Tim ekonomi saat ini mempertimbangkan 3 cara alternatif untuk menaikkan harga BMM untuk mengurangi subsidi; kenaikan harga langsung, penyesuaian harga stiap kuartal atau menetapkan jumlah subsidi, ucap Budimanta. Pemerintahan Jokowi akan menemukan cara untuk mencegah kenaikan harga makanan dan meminimalisasi dampaknya pada transportasi publik saat BBM mengalami kenaikan, ucapnya. Kami juga akan menghadirkan rencana untuk mengalokasikan bantuan uang untuk masyarakat miskin, ucapnya.

Perbaikan program subsidi bahan bakar yang telah memicu tingkat permintaan untuk impor energi dan menghabiskananggara untuk perkembangan infrastruktur akan menjadi tantangan utama bagi usaha Jokowi untuk mendorong investasi dan memicu pertumbuhan ekonomi. Tim ekonominya juga berencana untuk mendiskusikan dengan pemerintah saat ini mengenai cara untuk menyesuaikan anggaran tahun 2015 dengan merelokasikan dana dari belanja barang menjadi belanja modal, ucap Budimanta. “Kami memperkirakan rencana ini dapat menghemat sekitar 20% dari total belanja kementerian," ucapnya, terkait relokasi dana yang dapat menghemat setidaknya 30 trilyun rupiah (2,5 milyar dollar). Tim bertujuan untuk mulai merevisi anggaran tahun 2015 di bulan Januari, ucapnya. Jokowi, yang akan mulai menjabat di bulan Oktober, pada bulan Desember akan merilis rencana untuk persetujuan proses restrukturisasi untuk membuatnya lebih mudah dan cepatbagi investor, ucap Budimanta.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar