Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Jumlah Pesanan Mesin Jepang Anjlok Tajam Di Bulan Mei

Kamis, 10 Juli 2014 8:52 WIB
Dibaca 301

Monexnews -

Jumlah pesanan mesin Jepang turun ke level terendah dalam catatan di bulan Mei, menunjukkan bahwa perusahaan masih berhati-hati pada tentang penyebaran catatan cadangan uang tunai mereka ke investasi.

Jumlah pesanan inti, yang memimpin indikator belanja modal, turun sebesar 19.5% dari bulan April, di katakan oleh Cabinet Office di Tokyo pada hari ini. Penurunan ini, adalah yang terbesar sejak data di catat di tahun 1987, lebih besar dari perkiraan dari semua 23 ekonom yang di survey oleh Bloomberg News. Estimasi median menunjukkan untuk kenaikan 0.7%.

Data hari ini menyoroti kesulitan untuk Perdana Menteri Shinzo Abe dalam mengarahkan negaranya setelah kenaikan pajak di bulan April. Abe memerlukan perusahaan-perusahaan untuk menempatkan beberapa dari cadangan uang tunai mereka yang sebesar 232 triliun yen ($2.3 trilun) kedalam investasi agar dapat memperkuat pemulihan dan memacu inflasi.

“Data hari ini lemah, walaupun dengan mempertimbangkan dampak dari kenaikan pajak penjualan,” kata Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom di Itochu Corp. di Tokyo. “Laju pemulihan ekonomi Jepang hanya akan berjalan moderat.”

Pemerintah menurunkan penilaian mereka terhadap jumlah pemesanan mesin. Penurunan di bulan Mei adalah yang terbesar untuk penurunan 46% dalam pemesanan dari eksternal, kata pejabat pemerintah.

Perusahaan besar di semua industri berencana untuk naikan belanja modela sebesar 7.4% pada tahun ini sampai bulan Maret, di laporkan oleh Bank of Japan pada bulan ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar