Rabu, 18 Januari 2017

world-economy World Economy

Kantongi Restu IMF, Ukraina Siap Terima 'Pil Pahit'

Kamis, 27 Maret 2014 16:41 WIB
Dibaca 503

Monexnews - Dana Moneter Internasional (IMF) akhirnya sepakat untuk menyediakan dana talangan minimal sebesar $14 miliar dan maksimal mencapai $18 miliar bagi negara Ukraina. Kepastian ini dicapai beberapa saat lalu dan diyakini akan membuat Ukraina 'menderita' selama beberapa tahun ke depan.

Dengan keluarnya restu dari IMF, maka Ukraina bisa mencairkan dana talangan dari donatur lainnya seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Total uang yang akan diterima pemerintah adalah $27 miliar, diberikan secara bertahap selama dua tahun ke depan.

Namun untuk bisa mengamankan dana tersebut, Ukraina harus mengambil beberapa kebijakan pahit. Di dalamnya termasuk menaikkan harga BBM hingga 50% per bulan Mei, melepas nilai tukar mata uangnya ke pasar dan melakukan reformasi di sektor energi. Semua itu harus dilakukan agar jumlah defisit dan beban hutang negara tertutupi. 

Pejabat pemerintah sendiri tidak sepenuhnya rela memenuhi seluruh permintaan pihak kreditur. Gubernur Bank Sentral Ukraina, Stepan Kubik, mengatakan bahwa kesepakatan dengan IMF akan memberi efek yang menyakitkan. Di tengah situasi yang sulit, pemerintah masih harus dipaksa untuk mengambil kebijakan yang tidak populer di mata warganya. Salah satu yang paling memberatkan adalah kenaikan harga BBM sampai 50%, disusul kenaikan lanjutan sampai tahun 2018. Padahal warga Ukraina sejak lama terbiasa membeli bahan bakar dengan harga subsidi karena pemerintah yang lama selalu membeli minyak dari Rusia untuk disitribusikan lagi kepada warganya di bawah harga pasar. Pencabutan subsidi dianggap oleh IMF sebagai suatu keharusan agar negara ini bisa menurunkan beban defisit anggaran yang sudah menggunung. 

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar