Kamis, 23 Maret 2017

world-economy  World Economy

Kebijakan Ekonomi dan Fleksibilitas Nilai Tukar Jadi Penyokong Fundamental Ekonomi Makro Indonesia

Senin, 23 Maret 2015 10:29 WIB
Dibaca 473

Monexnews - Kebijakan ekonomi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dan fleksibilitas nilai tukar selama 18 bulan terakhir ini, dianggap sebagai penyokong yang memperkuat fundamental ekonomi makro dan sebagai bantalan dari guncangan. Ini seperti dikutip dari Majalah IMF Survey yang dilansir pada Jumat (20/03).

Dari penilaian tahunan tentang keadaan ekonomi Indonesia, ekonom IMF mencatat bahwa Indonesia telah mengambil langkah-langkah kebijakan yang kuat dalam menghadapi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) yaitu quantitative easing, dan tekanan akibat penurunan harga komoditas.

Sebagai bukti, pasar telah memberi respon positif terhadap kebijakan ini dengan besarnya arus masuk terhadap portofolio di tahun 2014, yang didukung oleh faktor global. Sejauh ini, prospek jangka pendek secara luas adalah positif, meskipun permintaan ekspor komoditas cenderung rendah dan ditambah adanya ketidakpastian global.

Investasi publik diharapkan dapat tinggi, sehingga pertumbuhan dapat mencapai sekitar 5,25 persen tahun ini, ditambah inflasi sesuai target Bank Indonesia yaitu di kisaran 3-5 persen pada akhir 2015, mengingat kebijakan moneter saat ini dan harga bahan bakar yang lebih rendah. Selain itu, defisit transaksi berjalan juga harus dipersempit. (as)

 

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan  (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar