Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

world-economy  World Economy

Kecemasan Defisit Masih Hantui Rupiah

Jumat, 27 September 2013 11:09 WIB
Dibaca 351

Monexnews - Rupiah Indonesia melemah pekan ini, memimpin pelemahan di Asia, dalam kecemasan kebijakan pemerintah untuk mengatasi defisit perdagangan dan neracea berjalan hanya akan memiliki dampak yang terbatas. Kegiatan impor nampaknya masih akan tetap marak seiring perusahaan yang membeli produk dari luar negeri memilih membiarkan pelemahan rupiah untuk mengikis laba mereka ketimbang mengurangi pembeliannya, ucap David Sumual, kepala ekonom pada PT Bank Central Asia kemairn. Pemerintah akan mengumumkan data perdagangan bulan Agustus pekan depan, setelah impor melebihi ekspor sebanyak 2.3 milyar dollar di bulan Juli. Bank Indonesia menaikkan tingkat suku bunganya bulan ini dan di bulan Agustus untuk mencoba membatasi pelemahan mata uang.

“Rupiah terus mencetak performa terburuk di kawasan” sebagian disebabkan oleh usaha pemerintah untuk mengatasi defisit perdagangan dan neraca berjalan diperkirakan tidak akan memiliki dampak yang besar, ucap Roy Teo, strategis mata uang senior pada ABN Amro Bank NV di Singapura. “Jika kita melihat adanya sinyal neraca berjalan dan perdagangan mulai seimbang makan kita akan menjadi kurang bearish terhadap mata uang.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar