Selasa, 24 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Keluar Dari Jalur Damai, Ukraina Kembali Memanas

Rabu, 2 Juli 2014 9:02 WIB
Dibaca 662

Monexnews - Pasukan Ukraina menyerang separatis pro-Rusia di wilayah timur dengan serangan darat dan udara pada hari Selasa lalu setelah Presiden Petro Poroshenko mengumumkan ia tidak akan memperpanjang gencatan senjata dan akan mengambil langkah offensive untuk menyingkirkan “parasit” di Ukraina. Keputusannya langsung mendapat kecaman dari Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengatakan Poroshenko mengabaikan saran dari dirinya dan pemimpin di Jerman dan Perancis. Putin mengatakan saat ini Poroshenko harus mengambil tanggung jawab penuh atas keluarnya dari jalur damai.

Mengulangi ancaman yang dibuatnya di bulan Maret saat Rusia mengambilalih Crimea, Putin mengatkan pihak Moskow akan terus membela kepentingan warga etnis Rusia yang mencapai 3 juta orang di wilayah timur Ukraina, yang mana telah menjadi pasukan separatis sejak bulan April. Amerika Serikat mengatakan bahwa separatis tidak mematuhi gencatan senjatan dan Poroshenko memiliki “hak untuk mempertahankan negaranya".

Dalam hitungan jam setelah pengumuman Poroshenko di pagi hari, pasukan militernya menyerbu markas dan kamp pemberontak, memborbardir mereka dengan serangan darat dan udara. "Rencana teroris untuk meningkatnya konfrontasi bersenjata telah terganggu dan ancaman berkurangnya populkasi sipil dan personil militer telah hilang.” menurut Menteri Pertahanan Ukraina.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar