Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

Kembali "No Deal" Yunani Adakan Referendum

Senin, 29 Juni 2015 8:29 WIB
Dibaca 1371

Monexnews - Diskusi masalah Yunani pada hari Sabtu lalu kembali tidak menemukan kata sepakat, Yunani kini menghadapi default pada 30 Juni besok. Permintaan Yunani untuk memperoleh perpanjangan dana talangan selama satu bulan ditolak pada pertemuan Eurogroup tersebut.

Pimpinan Eurogroup, Jeroen Dijsselbloem, mengatakan zona euro kini siap menghadapi risiko kemungkinan menularnya krisis Yunani. Hal tersebut dilontarkan setelah melakukan pembicaraan dengan 18 menteri keuangan zona euro kecuali Yunani. Dijsselbloem menambahkan zona euro akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjaga integritas dan stabilitas kawaasan tersebut. 

Sementara itu Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schauble mengatakan Yunani merupakan anggota zona euro, dan tetap anggota zona euro. Menteri-menteri keuangan negara lainnya mengatakan akan memastikan krisis Yunani tidak akan berdampak pada stabilitas di negara masing-masing.

Selain itu, European Central Bank (ECB) memutuskan untuk tidak lagi menambah pinjaman darurat atau Emergency Liquidity Assistance (ELA) untuk bank Yunani. ECB pada Jumat lalu menambah ELA sebesar €89 miliar, dihentikannya penambahan tersebut berarti tidak akan ada lagi dana untuk menahan rush yang terjadi di Yunani. 

Menyusul "no deal" tersebut, parlemen Yunani telah menyetujui proposal referendum yang diajukan oleh pemerintah Athena, dan akan diadakan pada 5 Juli mendatang. Referendum tersebut dilakukan untuk menentukan apakah akan menerima atau tetap menolak syarat penghematan yang diajukan krediturnnya untuk kembali memperoleh dana talangan. (pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar