Kamis, 30 Maret 2017

world-economy  World Economy

Kenaikan Tarif Listrik Pengaruhi Laju Inflasi November

Senin, 2 Desember 2013 12:40 WIB
Dibaca 508

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi nasional untuk bulan Desember. Di luar perkiraan kenaikan inflasi cukup tinggi karena adanya penyesuaian tarif listrik.

Inflasi bulan November dipastikan muncul pada angka 0.12% atau di atas inflasi satu bulan sebelumnya yang sebesar 0.9%. Pada waktu yang sama juga diumumkan inflasi tahun kalender sebesar 7.79% dan inflasi year on year sebesar 8.37%. Adapun inflasi komponen inti khusus bulan November yakni 0.2% dengan inflasi inti year on year 4.8%.

Menurut kepala BPS, Suryamin, kenaikan tarif listrik menjadi penyumbang inflasi terbesar dari seluruh komponen perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar yang totalnya 0.68%. Sedangkan inflasi akibat konsumsi energi mencapai 1.1%. Berikut ini adalah ringkasan data inflasi yang dirilis oleh BPS beberapa saat lalu:

  • Pada November 2013 terjadi inflasi sebesar 0,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 146,04. Dari 66 kota IHK, tercatat 38 kota mengalami inflasi dan 28 kota mengalami deflasi.
  • Inflasi tertinggi terjadi di Maumere 1,54 persen dengan IHK 164,61 dan terendah terjadi di Sibolga dan Mataram masing-masaing 0,03 persen dengan IHK masing-masing 153,66 dan 159,40.
  • Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,29 persen dengan IHK 163,95 dan terendah terjadi di Bengkulu 0,02 persen dengan IHK 155,96.
  • Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks beberapakelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,27 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,68 persen; kelompok kesehatan 0,34 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,11 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,02 persen.
  • Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, yaitu: kelompok bahan makanan 0,47 persen dan kelompok sandang 0,03 persen. 
  • Tingkat inflasi tahun kalender (Januari−November) 2013 sebesar 7,79 persen dan tingkat inflasi year on year (November 2013 terhadap November 2012) sebesar 8,37 persen. 
  • Komponen inti pada November 2013 mengalami inflasi sebesar 0,20 persen, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari−November) 2013 sebesar 4,51 persen, dan tingkat inflasi komponen inti year on year (November 2013 terhadap November 2012) sebesar 4,80 persen.
 
Sumber: data Badan Pusat Statistik


(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar