Selasa, 17 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Kenaikan Upah Pekerja Diharapkan Bantu Pencapaian Inflasi Jepang

Rabu, 30 April 2014 13:33 WIB
Dibaca 496

Monexnews - Titik terang diterima Bank Sentral Jepang hari ini, terkait dengan upayanya untuk memperbaiki kondisi lapangan kerja domestik. Laporan terbaru dari sektor tenaga kerja diyakini akan membantu upaya pencapaian inflasi nasional.

Total upah yang diterima oleh rata-rata pekerja di Jepang naik sebanyak 0.7% pada bulan Maret dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Persentase kenaikan itu merupakan yang tertinggi dalam dua tahun terakhir sekaligus menjadi kabar baik untuk bank sentral. Seperti diketahui, Bank of Japan sedang berjuang mengerek inflasi ke target ideal 2%. Dengan terjadinya kenaikan upah, maka dorongan untuk kenaikan harga produk konsumen akan semakin besar.

Pun demikian, kenaikan gaji karyawan bukan murni berasal dari gaji yang mereka terima. Kenaikan lebih disebabkan oleh lonjakan angka pendapatan istimewa seperti bonus tahunan dan kenaikan uang lembur sebanyak 4.8%. Bahkan jika dihitung per komponen, gaji pokok pekerja justru turun 0.4% untuk bulan ke-22 secara beruntun. Gaji pokok akan kembali naik di bulan April di tengah periode negosiasi kontrak kerja baru antara perusahaan dan karyawan. Akan tetapi, lembaga keuangan Goldman Sachs menilai kenaikan upah yang akan datang juga ikut diimbangi oleh penurunan jam lembur. Mengingat sejak awal April ini, pemerintah sudah memberlakukan kenaikan pajak penjualan baru sehingga perusahaan secara otomatis harus mengurangi lembur demi efisiensi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar