Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Kepala IMF: Krisis Anggaran Berpotensi Timbulkan 'Chaos'

Rabu, 16 Oktober 2013 10:06 WIB
Dibaca 460

Monexnews - Negosiasi soal proposal kenaikan batas hutang yang diajukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) kepada kongres belum juga menemui titik terang. Kondisi ini membuat banyak pihak prihatin, tidak terkecuali lembaga kreditur sekelas Dana Moneter Internasional (IMF).

Di tengah alotnya proses tawar menawar antara kubu kongres dan pemerintah Barack Obama, jalan paling relistis yang bisa dipilih untuk jangka pendek adalah resolusi temporer. Kesepakatan yang hanya berlaku untuk sementara waktu kemungkinan dipilih oleh kedua kubu hanya untuk menghindari default atau gagal bayar hutang. Setelah itu, perdebatan antara Partai Republik dan Demokrat akan berlangsung lagi sehingga kenyamanan fiskal tidak akan benar-benar tercapai.

Kepala IMF, Christine Lagarde, menilai bahwa resolusi berupa penyesuaian plafon hutang secara temporer tidak akan membuat citra Amerika lebih baik di mata dunia internasional. Menurutnya, krisis kepemimpinan di Washington tidak akan selesai dengan suatu konsep jangka pendek. "Kesepakatan temporer akan berdampak singkat. Pada waktunya nanti kedua pihak (kongres dan pemerintah) akan berseteru lagi karena isu yang sama," tegas Lagarde dalam Pertemuan Most Powerful Woman Summit yang diadakan di Washington oleh media Fortune. Kemungkinan besar pihak kongres hanya akan meneken suatu rancangan anggaran agar pemerintah bisa mendapat pendanaan baru untuk beroperasi kembali. Mengingat sudah sekitar dua pekan aktivitas pemerintah terhenti akibat kekurangan dana. Di tengah kecaman warga dan masyarakat internasional, sikap kongres mulai goyah dan peluang terciptanya suatu resolusi temporer sangat besar sebelum deadline bayar hutang 17 Oktober.

"Apabila pemangku kepentingan tdak mempunyai cara untuk terhindar dari default, maka perekonomian global bisa chaos," tambah Lagarde. Sikap Kepala IMF merupakan representasi kecemasan pemimpin negara dan lembaga keuangan internasional. Pada meeting tahunan IMF akhir pekan ini, sebanyak 300 menteri keuangan dan kepala bank sentral dijadwalkan bertemu untuk membahas strategi percepatan ekonomi. Namun bukannya mengurusi isu tersebut, sebagian besar delegasi justru sibuk memperbincangkan soal krisis anggaran di Amerika. Oleh karena itulah Lagarde berkepentingan untuk menekan pejabat legislatif di Washington untuk segera menyelesaikan perdebatan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar